oleh

Ketum AWPI: Sebut AWPI Bodong Itu Menyesatkan, Akun Ciraz Azir Harus Minta Maaf dan Klarifikasi

Beberapa waktu lalu, Kamis, 15 April 2021 ramai di media sosial Facebook, Akun Erni Bajau Kamili, bagaimana seorang aktivis perempuan Bajau tersebut membantah tuduhan atas dirinya dan institusi tempat dia bekerja dan mengabdi bahwa dua institusi tersebut abal-abal atau bodong. Bantahan Erni Bajau di FBnya dalam sehari sudah mencapai 200 komentar.

Bantahan Erni Bajau di Akun FB nya terkait Isu Pencemaran Nama Baik Institusi Tempat Dia Bekerja

Sebuah akun FB yang menggunakan nama Ciraz Azir yang diketahui juga memiliki akun asli bernama Siradjuddin Azir, menyebut Erni Bajau memiliki legal standing yang rapuh karena bekerja di dua institusi UIC (Universitas Ibnu Chaldun) dan AWPI (Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia).

Atas hal tersebut Erni Bajau mengungkapkan  “Saya sangat menyayangkan hal ini dilakukan oleh orang tua kami Bapak Ciraz Azir, saya mengerti niat beliau baik, menyuruh saya hijrah katanya untuk masa depan saya, ini lucu saya rasa, beliau kan tidak mengenal saya,  saya pun tidak pernah jumpa langsung dengan beliau tapi mengkhawatirkan masa depan saya dengan menyerang institusi saya. Dia sudah membantah kalau kalimat itu katanya dia ambil di situs google juga, tapi dia tidak menyadari kalau turut menyebar info hoax itu hukumnya pidana juga. Dia bisa dituntut atas hal itu. Saya memaafkan beliau sebagai sesama orang Bajau, namun 2 institusi yang dia bilang abal-abal dan bodong apakah mau menerima tindakan dia? Yah semoga saja bisa diatur dengan baik. Sivitas Akademika UIC tidak akan tinggal diam dan meminta Ciraz Azir atau Siradjuddin Azir segera meminta maaf secara terbuka”

Menyikapi hal itu pula, Ketua Umum AWPI, Hengki Ahmad Jazuli pun angkat bicara “Saya Ketua Umum terpilih hasil Kongres I AWPI, menyayangkan komentar yang disampaikan di medsos itu sangat menyesatkan, Sebagai organisasi profesi wartawan yang dituntut untuk bekerja profesional sebagai pengabdian tanpa imbalan apapun, saya meminta kepada saudara Siradjuddin Azir alias Ciraz Azir mengklarifikasi komentarnya dan meminta maaf kepada AWPI, karena memberikan komentar tanpa ada dasar dan sudah menuduh organisasi AWPI sebagai organisasi bodong. Alhamdulillah AWPI sejak kongres 1 saat ini semakin mengibarkan panji-panji di Indonesia, terkait masalah internal organisasi saat ini sudah selesai” Mengetahui Ketua Umum AWPI sudah angkat bicara, pengurus AWPI se-Indonesia yang tergabung dalam group WhatsApp Koordinasi semua wilayah kepengurusan AWPI pun menuntut Ciraz Azir meminta maaf dan mengklarifikasi komentarnya. (SW)