oleh

Seorang Warga Muna Meninggal Karena Covid-19, Bupatinya Lakukan Konvoi sepulang Dari Ibu Kota

Satu pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit (RS) Raha meninggal dunia, pada Rabu (12/8/2020) kemarin sekitar pukul 00.00 Wita.

Lelaki berusia 78 tahun ini adalah warga Kecamatan Katobu, masuk RS pada 10 Agustus lalu dengan gejala penyakit gagal ginjal kronik dan hasil pemeriksaan awal Rapid Test menunjukan reaktif. Kemudian, dilakukan perawatan di ruangan isolasi sambil menunggu hasil swab.

“Hasil swabnya menunjukan positif COVID-19,” kata Jubir Satgas COVID-19 Muna, dr La Ode Ahmad Wahid Agigi.

Hari ini bupati kabupaten Muna LM Rusman Emba seolah tak peduli dengan penyebaran Covid-19 di daerah otoritasnya. Bukannya menghindari klaster baru, Rusman terkesan ngotot lakukan keramaian dalam hal ini konvoi mempertontonkan keramaian atas penjemputannya setelah menerima surat rekomendasi dari partai PDIP.

Mengumpulkan massa tanpa memperhatikan physical distancing (jaga jarak fisik), dianggap sangat rawan terhadap penyebaran wabah mematikan di Bumi Sowite. Lantas, bagaimana kondisi lapangan? Berdasarkan pantauan jurnalis media ini dilapangan, massa berkerumun diseputar “Tugu Jati” tanpa ada jarak seperti yang telah dianjurkan sesuai protokol kesehatan.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, pernah menekankan bahwa masyarakat saat ini harus mematuhi imbauan untuk menjaga jarak sosial demi mencegah penyebaran virus.

“Hentikan segala polemik yang berhubungan dengan status, seperti istilah lockdown. Yang kita butuhkan sekarang adalah kedisiplinan tentang bagaimana kita bisa menjabarkan social distancing – jaga jarak, jangan berdekatan, dilarang berkumpul.

“Ini tolong dipatuhi. Tanpa kita mematuhi ini, maka semakin banyak masyarakat terpapar,” kata Doni pada saat itu.

Melihat kondisi kabupaten Muna yang pernah berstatus zona merah tentang penyebaran virus corona harusnya pihak pemerintah daerah setempat juga harus lebih memperhatikan keselamatan masyarakatnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.